Detail Cantuman Kembali
perbandingan sifat mekanik baut connecting rod mesin diesel generator kapal berbahan NI-CR steel, baja ST 60, dan baja VCN 150
Pilihan menggunakan mesin penggerak di atas kapal lebih banyak pada mesin diesel daripada mesin jenis lain, hal ini karena dengan ukuran yang sama mesin diesel memiliki daya (horse power) yang cukup besar. Diesel generator merupakan sumber utama penghasil listrik di atas kapal. Diesel generator merupakan alat atau pesawat bantu yang berfungsi untuk mengubah energi mekanis (gerak) menjadi energi listrik. Salah satu komponen terpenting di dalamnya adalah batang piston (connecting rod). Sering terjadinya patah pada baut connecting rod menjadi salah satu penyebab fatal yang membuat gagalnya sistem diesel generator karena baut connecting rod selalu mengalami beban tegangan tinggi yang berulang-ulang karena inersia dari piston dan connecting rod. Hal tersebut juga dapat menyebabkan engine block berlubang akibat hantaman dari connecting rod dan piston sehingga mesin diesel tidak bisa dipergunakan kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan karakteristik material yang sesuai untuk connecting rod. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini dengan menguji spesimen yang telah dibentuk dengan beberpa pengujian yaitu uji tarik (tensile test), uji kekerasan (hardness test), uji takik (impact test), uji puntir (torsion testing). Hasil penelitian uji tarik yang telah dilakukan pada ketiga spesimen, baja Ni-Cr memiliki kekuatan luluh sebesar 0,63 kN/mm2, kekuatan tarik 0,701 kN/mm2 dan kekuatan patahan 2,022 kN/mm2. Namun kekuatan tarik paling tinggi didapatkan baja VCN 150 yaitu 0,75 kN/mm2 . Regangan tertinggi didapatkan oleh Ni-Cr sebesar 34,6%. Dari hasil uji kekerasan, didapatkan material yang terbaik yaitu yang pertama Ni-Cr (217,4 HB), kedua baja VCN 150 (195,88 HB) dan yang terakhir ST 60 (166 HB). Dari hasil uji impak, didapatkan material yang terbaik yaitu yang pertama Ni-Cr (1,633 J/mm2), kedua baja VCN 150 (1,584 J/mm2) dan yang terakhir ST 60 (1,024 J/mm2). Dari hasil uji puntir, didapatkan material yang terbaik yaitu yang pertama Ni-Cr (15 kgf/m), kedua baja VCN 150 (13 kgf/m) dan yang terakhir ST 60 (10 kgf/m).
622.23.18 Rya p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2023
Surabaya
xiii, 64 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







